Ternate, Jurnalone.id – Sejumlah Petugas Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Ternate, Maluku Utara, mengeluhkan lokasi yang akan menjadi tempat tugas pengawasan Protokol Kesehatan di Pelabuhan Semut Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan, untuk para peserta Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke XXVI Tingkat Nasional ke XXVI yang hendak menyebrang ke Kota Sofifi.
Pantauan media ini, pada Sabtu (09/10/2021) sejak pukul 10 pagi hingga pukul 12 : 00 WIT puluhan petugas Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate, terpaksa harus duduk berhamburan di trotowar diareal pelabuhan dikarenakan tidak adanya tempat untuk petugas Satgas dilokasi PAM tersebut.
Tidak terlihat adanya kesedian tempat tenda sebagai pos bagi petugas Satgas untuk memberikan pelayan kesehatan bagi peserta STQ yang bakal melewati pelabuhan Semut.
Bahkan para petugas kepada media ini mengaku bingung karena ditugaskan ke Pelabuhan Semut Mangga Dua untuk mengawasi Prokotol Kesehatan dalam pengawasan para peserta STQ yang menyeberang melalui Pelabuhan itu, namun tidak disediakan tempat bagi mereka, sehingga pelayanan belum dapat berjalan normal.
Para petugas berharap agar mereka dilengkapi dengan tempat pemeriksaan di areal pelabuhan agar pelayanan bagi setiap orang, khususnya para peserta STQ nasional agar berjalan baik dan peserta merasa nyaman selama berada di daerah pelabuhan.
Sebelumnya, Kepala Operasional Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate, Muhammad Arif Gani mengatakan, sebanyak 100 petugas yang diterjunkan ke 4 titik untuk mengawasi peserta STQ yang hadir dari 33 provinsi di Indonesia, seperti Bandara Sultan Baabullah, Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Ferry Bastiong dan Pelabuham Semut Mangga Dua.
Ia menjelaskan, tugas mereka tak hanya mengawasi prokes, namun juga mengecek setiap peserta yang hendak menyebrang harus membawa bukti kartu vaksinasi, hal ini dilakukan guna mencegah penularan virus corona di daerah ini.(Cr/02)



















